6 Tips Multitasking untuk Semua Kalangan

Hidup biasanya menuntut kita untuk bisa multitasking. Di saat sibuk dengan tugas-tugas kuliah atau kerja, muncul urusan rumah yang harus ditangani. Belum lagi kegiatan-kegiatan bersama teman atau rekan komunitas. Tidak jarang kita dipaksa menangani semuanya sekaligus.

Ilustrasi: lelah dengan hidup dan boboan aja. Model: Milo

Kalau dibandingkan, saya tipe yang lumayan bisa multitasking. Dulu waktu kuliah semester 7, saya ambil SKS sampai batas maksimal, ini termasuk skripsi. Selain itu saya juga bekerja sebagai penerjemah freelance. Dan tidak hanya menerjemahkan sendiri, saya juga mengelola dua tim penerjemah sekaligus.

Dua tahun terakhir juga cukup padat. Bekerja di kantor 5 hari seminggu, disambi mengelola satu tim penerjemah untuk proyek rutin. Ada bulan-bulan tertentu yang ketambahan job penerjemahan buku. Di sela-sela bekerja, saya masih sempat olahraga rutin, sosialisasi, melakukan hobi menulis, nonton drama dan main medsos.

Memang kondisi saya relatif memudahkan. Saya tinggal sendiri, rumah dekat kantor, dan pekerjaan kantor jarang lembur. Ini memberi saya lebih banyak waktu dan energi karena tidak perlu berurusan dengan kemacetan jalan dan sebagainya.

Mungkin kondisi teman-teman kurang fleksibel dibandingkan dengan saya. Tapi tips-tips yang saya sampaikan di sini semuanya hal-hal mendasar yang bisa diaplikasikan ke kondisi apa pun. Silakan dicoba dan semoga membantu ^^

Continue reading “6 Tips Multitasking untuk Semua Kalangan”

Share this: