Pengalaman Saya Menyikapi Pelecehan

Beberapa bulan ini saya punya rutinitas dan hobi baru: jogging. Dari yang awalnya 500 meter saja sudah ngos-ngosan sampai sekarang non-stop satu jam, saya jalani rutin meski tiap kali selalu ada pikiran “males ah, susah ah” (toh kalau sudah lewat kilometer kedua, rasanya seakan bisa lanjut sampai kapan pun, pokoknya jalani saja).

Hari ini jadwal jogging saya. Saya keluar area perumahan menuju jalan raya, tidak terlalu besar, tapi biasanya jadi jalannya sejuta umat. Langit sudah terang, tapi masih terlalu pagi untuk orang-orang yang berangkat kerja maupun sekolah.

Sudah lewat kira-kira kilometer keenam, tiba-tiba saya merasakan tangan seseorang di pantat saya. Kaget, saya menjerit dan menoleh; ada pria bersepeda motor, lewat sambil entah bergumam apa. Saya tidak ingat, yang jelas nadanya geli, seakan-akan ada sesuatu yang lucu dan pantas ditertawakan. Ia terus melaju dengan motornya. Saya terus berlari, kini dengan hati yang kalut.

Continue reading “Pengalaman Saya Menyikapi Pelecehan”

Share this:

Membuat Sedikit-Sedikit Jadi Bukit: Bagaimana Membangun Kebiasaan dan Mencapai Target

Katanya sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Sayangnya kadang melakukan yang sedikit-sedikit itu tidak semudah yang dibayangkan. Kegagalan demi kegagalan menumpuk dan ada kalanya kita jadi frustasi.

Saya ingin berbagi pengalaman saya dalam membangun kebiasan dan mencapai target-target saya, serta hal baru yang akan saya coba mulai hari ini, “Tantangan Tanpa Kasur Lipat”!

Continue reading “Membuat Sedikit-Sedikit Jadi Bukit: Bagaimana Membangun Kebiasaan dan Mencapai Target”

Share this: