Kata Serapan Dalam Bahasa Jepang: エスカレート

Sama seperti bahasa Indonesia, bahasa Jepang banyak menyerap kata-kata dari bahasa asing, mulai dari bahasa Inggris sampai bahasa Jerman. Kata-kata ini tidak dipakai apa adanya, tapi disesuaikan dengan bahasa dan budaya Jepang.

Ada banyak pelafalan di kata-kata bahasa Inggris yang susah diucapkan dengan lidah orang Jepang. Oleh karena itu, kata-kata serapan dalam bahasa Jepang banyak yang disesuaikan pengucapannya sehingga terdengar berbeda dari kata-kata aslinya. Ini menimbulkan tantangan tersendiri untuk pembelajar bahasa Jepang, khususnya yang sudah mempelajari bahasa Inggris sebelum bahasa Jepang. Kata-kata serapan dari bahasa Inggris kadang sulit dipahami karena pelafalan bisa jadi jauh berbeda. Otak kita sudah terlanjur mengenal pelafalan aslinya dalam bahasa Inggris jadi agak lambat menangkap pelafalan barunya dalam bahasa Jepang.

Tidak hanya bunyinya, makna dari kata-kata serapan juga ada yang berubah dari makna aslinya. Dobel deh bingungnya. Saya sendiri merasakan kesulitan karena hal ini, dan kadang merasa kalau bahasa Inggris saya jadi jelek :p karena terlalu terbiasa dengan penggunaan kata-kata serapan Inggris yang alami di bahasa Jepang tapi tidak di lingkungan berbahasa Inggris yang sebenarnya.

Ada banyak orang asing pengguna bahasa Jepang (termasuk saya) yang merasa ngeri dengan banyaknya penggunaan kata serapan dalam bahasa Jepang. Kalau kebanyakan campur bahasa non-Jepang jadi malah susah dipahami, hahaha.

Penggambaran betapa horornya bahasa Jepang yang kebanyakan kata serapan

Baru-baru ini saya melihat penggunaan kata serapan bahasa Inggris yang sebenarnya sudah banyak digunakan, tapi mungkin membingungkan bagi orang yang baru mulai mengenal bahasa dan budaya Jepang.

Ada grup idol asal Korea Selatan, SEVENTEEN, yang mengadakan online meet & greet untuk fans di Jepang. Ternyata ada masalah di acara ini sampai staff nge-tweet peringatan untuk fans yang berpartisipasi.

Tweet dari staf Jepang SEVENTEEN

Dalam acara meet & greet ini fans bisa ketemu semua member grup secara online, seperti video call, dan mereka bisa ngobrol dengan masing-masing member dalam batas waktu yang ditentukan. Staf nge-tweet kalau ada beberapa fans yang “permintaannya berlebihan (要望がエスカレートしている)” dan meminta fans untuk “berkomunikasi dengan sepantasnya supaya tidak membebani para member.” Kalau staff menilai di acara selanjutnya ada “permintaan yang berlebihan dan masalah etika”, staf akan menghentikan acara secara paksa.

Beberapa fans yang melihat tweet ini menerjemahkannya ke bahasa Inggris supaya yang tidak bahasa Jepang bisa tahu keadaannya. Dari beberapa versi terjemahan, ternyata ada yang menerjemahkan “要望がエスカレートしている” menjadi “meminta member lain.” Maksudnya waktu meet & greet dengan member A, si fans malah minta ketemu dengan member B atau C.

Tweet ini sudah dihapus agar tidak menimbulkan kebingungan

Saya jadi tertarik melihat terjemahan ini. Apa mungkin penerjemahnya salah kaprah karena penggunaan kata serapan エスカレート yang agak beda dengan makna aslinya sehingga membingungkan? Kata ini berasal dari bahasa Inggris “escalate” yang punya beberapa makna. Sebenarnya ada lebih dari dua, tapi kita bahasa dulu dua makna pertama yang ada di kamus Google, yaitu “meningkat dengan cepat” dan “menjadi atau membuat sesuatu lebih intens atau serius.”

Definisi “escalate” di Google

Sedangkan kata serapan エスカレート maknanya adalah “meningkat atau bertambah intens secara bertahap.” Sebenarnya makna ini mirip dengan makna kedua dari “escalate”, tapi tidak persis sama bila dilihat dari konteks penggunaannya.

Definisi エスカレート di dictionary.goo.ne.jp

Penggunaan “escalate” sebagai kata kerja intransitif untuk menyampaikan “menjadi lebih intens atau serius” biasanya diikuti dengan kata “into~”. Misalnya contoh di kamus Google, “the disturbance escalated into a full-scale riot” yang artinya “kekacauan ini meningkat menjadi kerusuhan skala besar.” Jadi ada penjelasan meningkat menjadi apa setelah kata “into”.

Kalau toh tidak diikuti kata “into”, biasanya sudah jelas berubahnya menjadi seperti apa. Misalnya contoh dari kamus Cambridge yaitu “His financial problems escalated after he became unemployed.” Di sini intinya adalah “financial problems (masalah finansial)”, jadi sudah jelas kalau dia “escalated” ya berarti masalah finansialnya berubah menjadi semakin serius atau parah. Meski tidak ada detailnya, kita bisa membayangkan mungkin hutangnya jadi bertambah banyak.

Definisi “escalate” di kamus Cambridge

Kembali lagi ke tweet bahasa Jepang tadi. Kata エスカレート (escalate) digunakan untuk menjelaskan kata 要望 (permintaan). Kita sudah tahu “escalate” artinya “menjadi lebih intens atau serius”, tapi kalau menjelaskan “permintaan” maksudnya gimana? “Permintaannya jadi lebih intens/serius” itu maksudnya apaan?

Dari sini kelihatan juga karakteristik orang Jepang yang sering menghindari teguran langsung dan memilih ungkapan yang muter-muter. Staf SEVENTEEN di sini nggak bilang secara jelas sebenarnya tindakan fans yang bermasalah itu seperti apa. Saya cuma bisa menduga-duga dari bagian “度を超えたリクエストや、倫理的に問題があるとスタッフが判断した場合、強制終了することがあります” yang artinya “Kalau staff menilai ada permintaan yang berlebihan dan masalah etika, (staf) akan menghentikan acara secara paksa. ” Staf pakai kata “masalah etika” dan ini juga sebenarnya belum jelas. Apa mungkin ada fans yang meminta member mengatakan hal-hal tidak senonoh? Atau gimana?

Apa mungkin keambiguan itu yang membuat penerjemah tweet tadi bingung?

Share this:

Tinggalkan Balasan