Tembang Kenangan: Di Mobil Menuju Jogja

Kadang sering otak saya mengingat detail-detail yang trivial dari suatu kejadian. Saya tidak punya kemampuan visual yang baik. Penciuman dan indera perasa juga kurang peka. Alhasil yang lebih sering saya ingat adalah bunyi…

Musik.

Separuh hari di dalam mobil

Waktu itu saya masih SD. Kelas 4 atau 5, saya lupa persisnya. Sekeluarga berempat pergi dari Surabaya ke Yogyakarta dengan mobil hijau kami yang pendinginnya tidak begitu berfungsi. Bapak memegang setir, ibu di sampingnya. Seingat saya, adik perempuan saya duduk di kursi belakang sebelah kanan, dan saya kedapatan di belakang ibu.

Saya ingat menjulurkan badan ke ruang di antara kursi bapak dan ibu, berusaha membuat mereka dengar suara saya yang menyanyi mengikuti lagu ini.

Entah lagunya dari kaset atau radio. Suara wanita dan pria beradu dan mengalun. Saya menimpali dengan suara bocah saya, mengikuti lirik padahal tak paham bahasa Spanyol.

Ibu dan bapak asyik mengobrol. Waktu saya tanya apa mereka dengar saya menyanyi, mereka bilang tidak.

Penting? Nggak. Tapi entah kenapa teringat sampai sekarang. Memori itu aneh ya.

Share this:

One thought on “Tembang Kenangan: Di Mobil Menuju Jogja

Tinggalkan Balasan