Perjalanan Menurunkan Berat Badan: Bulan Ke-8

Sebelumnya saya sudah pernah cerita soal 6 bulan pertama usaha saya menurunkan berat badan. Bulan Februari saya mulai dengan 72 kg (tinggi 156 cm).

Sampai akhir bulan Juli saya menyewa jasa online coach. Saya merasa sangat terbantu, terutama dengan evaluasi mingguan. Sejak berhenti menggunakan jasa coach, saya harus bisa evaluasi sendiri tanpa ada rekan pertanggungjawaban. Ini hal yang sulit karena saya bukan tipe yang disiplinnya kuat. Karena itu saya memutar akal dan mulai posting evaluasi saya di Twitter.

Setiap hari saya update jumlah kalori yang saya konsumsi dan olahraga yang saya lakukan. Minggu saya dimulai di hari Kamis dan berakhir di hari Rabu. Tiap Rabu malam saya posting hasil evaluasi minggu itu, membandingkan kondisinya dengan target saya.

Tentu saja tidak semua minggu berjalan dengan baik. Kadang saya tidak memenuhi target kalori, kadang target olahraga, kadang dua-duanya. Tapi yang penting jalan terus. Lagipula maknanya bukan di hasil evaluasi itu, tapi di bagaimana saya merespon hasilnya. Responnya dengan menyerah, atau berusaha lebih keras?

Dari akhir Juli ini saya juga mulai defisit kalori. Sebelumnya target saya adalah mengkonsumsi maksimal 1.600 kcal perhari. Saya ubah menjadi 1.500 kcal, dan ternyata mulai terlihat hasilnya. Minggu ini saya beberapa kali mengukur berat badan. Ternyata angkanya sudah turun jadi 68 kg!

Mungkin turun 4 kg dalam 8 bulan termasuk lambat, entahlah. Tapi saya bersyukur dan menghargai usaha saya. Di awal saya tidak bisa langsung defisit kalori karena harus membenahi masalah emotional eating. Setelah lumayan bisa mengontrol pola makan dengan mencatat makanan di MyFitnessPal, saya baru mulai mengurangi asupan kalori.

8 bulan rutin catat asupan makanan

Kepuasan tersendiri karena bisa memberikan usaha konsisten. Apalagi sekarang celana-celana yang sempat kekecilan sudah muat lagi!

Share this:

Tinggalkan Balasan